Senin, 29 Oktober 2012

Musik Klasik

Apa itu Musik Klasik??

Musik klasik adalah komposisi musik yang lahir dari budaya Eropa sekitar tahun 1750-1825. Biasanya musik klasik digolongkan melalui periodisasi tertentu, mulai dari periode klasik, diikuti oleh barok, rokoko, dan romantik. Pada era inilah nama-nama besar seperti Bach, Mozart, atau Haydn melahirkan karya-karyanya yang berupa sonata, simfoni, konserto solo, string kuartet, hingga opera. Namun pada kenyataannya, para komposer klasik sendiri tidak pernah menggolong-golongkan jenis komposisi yang mereka gubah. Penggolongan yang kita kenal sekarang dilakukan semata-mata untuk mempermudah, terutama untuk kepentingan akademis.

Instrumen Musik Klasik... 

  • Harpsichord
    Tahun 1707, Bartolomeo Christofori menciptakan harpsichord, yang merupakan cikal bakal piano. Harpsichord mempunyai bilah nada bertingkat. Bilah nadanya masih terbuat dari kayu, dan jangkauan oktafnya belum luas. Bentuk harpsichord hampir mirip dengan piano, hanya saja belum menyamai jangkauan nada dari piano.

  • Piano
    Instrumen piano muncul pada zaman klasik. Pada 1775,
lahirlah piano seperti yang kita kenal saat ini, dalam ukuran standard dapat mencapai 7¼ oktaf, suatu jangkauan yang tidak dapat dicapai oleh alat musik manapun. Dalam memproduksi suara menurut dinamika yang dituntut, diatur melalui lemah lembutnya sentuhan jari serta pengaturan pedal kaki


  • Biola

Sejak zaman Barok dan Rokoko biola telah menjadi alat musik yang vital dalam seni musik Barat karena beberapa sebab. Nada yang dihasilkan biola terdengar dengan lebih jelas dari alat musik klasik yang lain, menjadikannya cocok untuk memainkan bagian melodi musik. Jika dimainkan oleh orang yang ahli, maka biola merupakan alat musik yang sangat cepat dan dapat memainkan rentetan nada yang cepat dan sukar. Dalam orkestra, biola merupakan sebagian besar dari musik yang dimainkan. Pemain biola dibagi menjadi dua bagian, biasa disebut dengan pemain biola pertama dan kedua. Komponis biasanya memberikan bagian nada melodi kepada pemain pertama, sedangkan pemain kedua memainkan nada harmoni atau nada melodi satu oktaf di bawah pemain pertama. Pemain kedua juga biasanya duduk di bagian dalam dan bertugas untuk membalik kertas not ketika duduk berdampingan di samping pemain pertama yang duduk di bagian luar lebih dekat ke para penonton.Karena potensi biola jika dimainkan oleh maestro biola dapat menghasilkan lagu yang sangat indah, maka biola yang berkualitas tinggi dapat mencapai harga yang sangat mahal. Salah seorang contoh pemain biola yang sangat terkenal, yaitu Niccolò Paganini.
  • Brass 
    Instrumen musik tiup logam atau dikenal sebagai brass adalah alat musik yang menghasilkan suara yang berasal dari getaran bibir pemainnya saat meniup melalui tabung resonator pada jenis instrumen tertentu disebut sebagai mouthpiece. Instrumen musik ini dikenal juga sebagai, yang berarti labrosones instrumen yang dibunyikan oleh getaran bibir.
    Terdapat dua faktor yang mempengaruhi perubahan intonasi nada pada instrumen musik ber-katup: menekan katup yang ada untuk mengubah atau mengalihkan panjang udara yang melewati pipa, dan mengubah celah bibir pemainnya atau disebut sebagai "embouchure", yang akan menentukan frekuensi getaran pada instrumen tersebut.
  • Cello
    cello adalah singkatan dari kata dalam bahasa Italia violoncello, yang berarti "violin kecil". Violin adalah sebuah instrumen yang mirip dengan biola dan bass. Cello paling erat terkait dengan musik klasik Eropa. Ia adalah bagian dari orkestra standar dan memberikan suara bas dalam sebuah kuartet gesek, serta bagian dari banyak kelompok musik. Sejumlah besar concerto dan sonata telah digubah untuknya. Di antara karya-karya Barok yang paling terkenal untuk cello adalah karya J. S. Bach Unaccompanied Suites for Cello, yang biasanya dikenal sebagai Bach Cello Suites. Sebuah contoh lagu era klasik adalah karya Haydn Cello Concerto #1 in C major. Repertoar standar era romantik termasuk Cello Concerto in B minor oleh AntonĂ­n Dvořák, Cello Concerto in E minor oleh Elgar, dan dua sonata oleh Brahms. Komposisi-komposisi modern dari awal abad ke-20 termasuk sonata-sonata cello tanpa iringan oleh Paul Hindemith (opus 25) dan Zoltán Kodály (opus 8).


    Musik klasik tidak menggunakan instrumen yang mengeluarkan beat,
     seperti drum-set, perkusi, atau pun alat-alat musik sejenis lainnya, tetapi lebih kepada permainan solo, oleh harpsichord, piano, gitar, atau pun biola. Atau orkestra, yang biasanya digunakan dalam musik opera atau pagelaran musik lainnya.



0 KOMENTAR:

POSKAN KOMENTAR



Pages 212 »
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More




Someone Like You


Rahasia lagu Adele “Someone Like You”

Lagu "Someone Like You" membuat Adele jadi ikon berkat kemampuannya membuat penonton terharu hingga menitikkan air mata.

Para psikolog mencari tahu hal yang membuat Adele, si Gadis asal London selatan, mampu membuat pendengarnya berderai air mata.

Para peneliti telah lama tahu bahwa bagian tertentu dari musik secara konsisten dapat menimbulkan efek emosional yang kuat dari pendengarnya.

Psikolog Inggris John Sloboda mengidentifikasi hal ini lewat percobaan sederhana 20 tahun lalu.

Dia meminta para pecinta musik untuk menunjukkan bagian-bagian lagu yang membuat mereka merinding atau berlinang air mata.

18 lagu diidentifikasi dan Dr Sloboda menemukan 18 di antara lagu itu mengandung "appoggiatura", not yang bentrok dengan melodi hingga menimbulkan disonansi.
Appoggiatura itu sendiri adalah istilah untuk not lagu yang menyebabkan seseorang yang sangat emosional.

"Appoggiatura menimbulkan rasa tegang di pendengar," kata Martin Guhn,psikolog di University of British Columbia kepada  Wall Street Journal.

"Bila not-not itu kembali ke jalur melodinya, ketegangan berkurang dan menimbulkan rasa nyaman."

Saat itulah rasa  merinding mulai terasa pada pendengar. Jika bentrok itu terjadi beberapa kali dan berdampingan, maka akan tercipta siklus tegang dan rileks yang memicu reaksi lebih kuat.

Di titik itu, air mata mulai mengalir. "Someone Like You" ternyata bertabur not-not ornamental sejenis appoggiatura.

Dr Guhn menjelaskan bahwa Adele memodulasi nada pada akhir not panjang lalu segera masuk ke harmoni berikutnya sehingga makin memperpanjang reaksi kuat pada pendengar.

Bersama Dr Marcel Zentner, Dr Guhn menyusun sebuah studi tahun 2007 tentang efek emotif musik.

Menurut studi itu, musik akan  menimbulkan efek merinding jika mengandung kejutan lewat volume, timbre dan pola harmonis.

"Someone Like You" adalah contoh klasik dari teori itu. Dimulai dengan pola, lembut berulang, dan Adele menjaga agar not tetap dalam rentang frekuensi sempit.

Kemudian, ketika chorus dimulai, suara Adele melompat satu oktaf dan nada mulai lepas dari rangkaian seiring volume yang meningkat.Pada saat yang sama, harmoni bergeser dan liriknya menjadi lebih dramatis.

Pertanyaan berikutnya; jika "Someone Like You" membuat pendengarnya sedih, kenapa lagu itu justru jadi popular?

Tim ahli saraf di Universitas McGill tahun lalu melaporkan bahwa intensitas musik secara emosional membanjiri pusat rasa senang di otak sehingga pusat rasa itu melepaskan dopamine, hal  yang sama terjadi saat kita makan, atau menggunakan narkoba.

Tim itu mendapati bahwa rasa merinding yang ditimbulkan suatu lagu berhubungan dengan jumlah dopamine yang dilepas meskipun itu lagu sangat sedih.  (Ant/ICH)

Sumber : metrotvnews.com

Vintage Style Back in Demand

Vintage ? yah mungkin kalian uda sering denger yaa.. arti kata vintage itu sendiri adalah old-fashioned or absolete. Yup ! gaya pakaian vintage adalah gaya pakaian classic. Tapi gak berarti gaya yang satu ini ketinggalan zaman dan uda gak diminati lagi loo.. Vintage style itu chic, sexy, and retro. Di tahun 2012 ini gaya vintage mulai diminati kembali oleh artis dalam negeri maupun luar negeri.. Bagi yang belum tahu vintage , Seperti apa pakaian vintage itu? Untuk dress bergaya vintage sih biasanya dress itu simple, bercorak floral, polkadot, atau memiliki kerah bulat. Biar lebih gaya, kamu bisa tambahkan belt untuk dress vintage kamu. Nih contohnya..
Buat atasan bergaya vintage biasanya memiliki detail renda-renda, berkerah, ataupun pita yang akan membuat penampilan kamu semakin manis. Kamu juga bisa tambahakan vest biar kamu tampil makin keren. Gak ketinggalan scarf yang identik dengan gaya ini..
Vintage juga identik dengan rok sederhana yang memiliki lipatan, baik bercorak maupun polos. Selain itu kamu ingin menggunakan celana, high waist jeans, pencil skirt, shorts or pants sangat bergaya vintage.
so ? what do you think about the vintage style? want to try? come on ;)